Rabu, 24 April 2019

Artikel tentang geme online (moba)

Cerita Sejarah MOBA: Dari Obsesi Komunitas hingga Jadi Sensasi

MOBA atau yang berarti multiplayer online battle arena adalah suatu genre game yang belakangan ini sangat populer. Berbagai judulnya tentu udah enggak asing lagi buat lo. Lo pasti hafal judul game Dota 2League of LegendsArena of ValorVain Glory, dan Mobile Legends. Gimana, sih, irisan sejarah di antara judul-judul populer tersebut?
Karakter permainan yang begitu kompetitif membuat MOBA jadi salah satu genre yang dipertarungkan dalam ajang esports. Wajar, kalau jadinya banyak pengembang yang ingin membuat MOBA baru. Lantas, bagaimana proses genre yang lahir dari modding ini bisa sangat populer dan jadi sensasi besar dalam dunia video game? Bahkan, kompetisinya pun memiliki total hadiah sangat besar!

Demam Real-Time Strategy (RTS) menuju 2000-an



Menuju tahun 2000-an, genre real-time strategy banyak diminati oleh orang. Judul seperti Age of Empire atau Command and Conqueror memperkenalkan mekanisme baru yang banyak digemari. Pilihan kontrol banyak unit yang dibawa secara langsung membuat RTS terkesan penuh aksi dan butuh pertimbangan yang enggak mudah.

Inspirasi besar dari Starcraft


Blizzard Entertainment mengadaptasi RTS bernuansa fiksi sains dengan judul Starcraft. Game yang dirilis tahun 1998 ini membuat banyak orang bisa mengendalikan karakter yang menembakkan proyektil laser dan membuat kendaraan perang yang sangat memikat. Faktor penting yang membuat Starcraft berpengaruh adalah sistem multiplayer online di dalamnya. Hal ini membuat pemain di seluruh dunia bisa bertemu dengan banyak pemain lain dan saling menghancurkan untuk jadi yang terbaik.
Sekuel Starcraft II jadi salah satu game RTS paling laku ketika dirilis dengan menembus angka penjualan 3 juta salinan di hari pertama penjualan. Fitur baru dengan pembukaan server yang lebih luas menarik hati dari banyak orang di seluruh dunia.

Lahirnya dua mod penting, "Aeon of Strife" dan "Defense of the Ancient"



Selain Starcraft, Blizzard juga punya serial RTS bernuansa fantasi dengan judul Warcraft. Di sekuel ketiganya, mereka menyediakan layanan World Editor yang berupa alat untuk memodifikasi map dan membuatnya sebagai 'game kecil' di dalam Warcraft III. Saat itu, layanan Battle.net juga mendukung pemain untuk saling berbagi dan bermain bersama. Di antara ratusan custom map yang lahir di tangan para pemain, "Aeon of Strife" dan "Defense of the Ancient" jadi yang paling populer.
"Aeon of Strife" memperkenalkan mekanisme lane pushing atau pembagian jalur yang kemudian diadaptasi oleh Defense of the Ancient (DotA). Saat itu, sang pencipta, Steve Feak alias Eul, mereduksi kontrol pemain kepada satu unit saja yang dia sebut sebagai Hero. Selanjutnya, pemain hanya akan mengontrol Hero tersebut dan bekerja sama dengan pemain lain untuk menghancurkan Ancient musuh. Popularitas DotA sebagai mod mendorong banyak komunitas untuk kemudian membuat turnamen yang ternyata berkembang sangat pesat seiring waktu.

Pengembangan game tunggal yang berdiri sebagai MOBA



Melihat kesuksesan "DotA", banyak pengembang dan pembuat game tertarik membuat game baru. Sebelum istilah MOBA lahir, action real-time strategy atau ARTS disematkan kepada modifikasi atau cara bermain seperti DotA. Aturan point and click serta kontrol unit yang masih mengadaptasi genre RTS membuat definisi ini bisa dibilang pas. Selanjutnya, ketika satu game lahir dengan mekanisme tersebut, istilah MOBA mulai dipakai.
Di antara belasan judul, game Demigod yang dirilis pada 2009 menjadi salah satu yang menarik perhatian karena mengadaptasi bentuk baru dan menekankan pilihan Hero pada istilah Demigod sebagai karakter yang mereka pakai. Selain itu, struktur map dan mekanisme creep yang unik juga membuat game ini dipenuhi aksi. Sayangnya, kualitas server yang buruk membuat Demigod enggak terlalu populer dan kalah oleh game MOBA lain yang lahir setelahnya.

Sensasi League of Legends



Steve Feak melepas DotA dan kemudian melahirkan game baru bertajuk League of Legends(LoL). Kesuksesan LoL bertumpu pada pengenalannya dalam sistem mikrotransaksi yang mengharuskan pemain membeli Champion tertentu yang ingin mereka pakai. Kalau enggak mau mengeluarkan uang, pemain hanya bisa memilih karakter gratis yang dirotasi setiap minggu.
Dengan mendesain game barunya tersebut, Steve Feak atau Eul menyusun karakter-karakter baru dengan kemampuan khusus yang sedikit berbeda dengan "DotA". Game ini terkesan lebih sederhana dengan mengurangi efek fog of war atau kabut yang menghalangi penglihatan pemain yang sebelumnya masih mengadaptasi mekanisme dari Warcraft III. Di dalam LoL, pemain bisa melihat musuh tanpa terhalangi pohon atau tempat yang lebih tinggi dan menggantinya dengan semak-semak.

Kembalinya DotA sebagai game MOBA paling populer



Melihat peruntungan, Valve mempekerjakan IceFrog, sang pengembang terakhir yang memegang "DotA" untuk kemudian membuat game baru berjudul Dota 2. Mereka mengakuisisi penuh Hero yang sebelumnya ada di modifikasi tersebut dengan kemudian mereduksi nama-nama yang masih melekat dengan dunia Warcraft untuk menghindari pelanggaran hak cipta.
Bisa dibilang, Valve mengambil keputusan yang sangat baik karena Dota 2 masih memikat para pemainnya. Meskipun saat dirilis masih banyak Hero yang belum bisa dimainkan dan grafiknya sangat mengganggu, pengembangan berkala membuat Dota 2 bisa lebih diterima dan dinikmati. Valve sendiri menggelontorkan jutaan dolar Amerika ketika menggelar turnamen besar Dota 2 berskala internasional dan membuat sensasi MOBA sebagai game esports yang mengundang banyak komunitas.

Kemampuan smartphone modern dan lahirnya MOBA mobile



Lahhirnya konsol yang lebih portabel dan bisa dibawa ke mana-mana membuat game modern banyak diadaptasi untuk smartphone. Wajar saja mengingat makin populernya MOBA, game mobile juga mulai memakai mekanisme tersebut. Uniknya, kontrol point and click diganti dengan kontrol analog yang lebih bisa dipakai di layar sentuh.
Di antara banyak judul, Vain GloryArena of Valor, dan Mobile Legends jadi yang paling populer dan masing-masing memiliki mekanisme berbeda dan unsur yang sedikit sama. Vain Glory jadi MOBA mobile pertama, sedangkan AOV dan ML masih berbagi audiens. Sensasi MOBA analog ini membuat banyak pihak mulai serius mendalaminya. Diuntungkan dengan mikrotransaksi, sang pengembang kebanjiran duit. Sedangkan, para pemain profesional sudah bisa menikmati turnamen dengan raihan hadiah yang juga sangat besar.
Patut diingat bahwa MOBA adalah genre yang didefinisikan setelah popularitas League of Legends mulai berkembang sedangkan action real-time strategy melekat pada modifikasi dari game RTS yang lebih menekankan permainan satu unit. Yang jelas, MOBA punya karakteristik jalur, karakter, dan bangunan atau objektif lain yang menentukan arah permainan.

Rabu, 03 April 2019

ASAL USUL SEPATU ADIDAS SL72


SEJARAH SEPATU ADIDAS SL 72


Adidas SL 72, Awalnya dirancang untuk Olimpiade di Munich pada tahun 1972. Dan secara tradisional dipakai di lintasan lari yaitu sebagai sepatu running, jadi pada umumnya fungsi dasar dari Sepatu Adidas SL 72 ini awalnya sebagai sepatu lari atau sepatu joging. Adidas Sl72 dibuat dari material nylon yang dicampur dengan bahan suede, sehingga menghasilkan sepatu yang benar-benar ringan untuk dipakai berlari.




Namun fitur yang paling khas dari sepatu ini yaitu ada di tapak outsolenya, desain outsole yang bergerigi berkesan memiliki desain yang berbeda dan menimpulkan keunikan tersendiri. Pada awalnya sepatu ini dirilis dengan desain T -toe dengan warna yang bersahaja seperti warna biru atau coklat, warna ini sangat berbeda dengan pendahulunya yakni SL 73 yangdidesain lebih dengan warna yang cerah seperti merah dan kuning.
Sejak awal diluncurkan, SL 72 memang digunakan sebagai sepatu running / lari. Namun dalam era modern belakangan ini, trend lebih bergeser ke arah “Casual”, otomatis SL 72 sudah jarang dipakai lari. Dan tentunya sepatu ini sekarang menjadi salah satu sepatu yang multifungsi dikarenakan sepatu ini cocok jika digunakan untuk sepatu running yaitu untuk sepatu joging atau lari namun juga bisa digunakan sebagai sepatu casual yang bisa dipakai saat pergi keluar, hang out, atau berekreasi bersama teman dan keluarga.


PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI INDONESIA

KEMAJUAN/PERUBAHAN  SOSIAL BUDAYA DI INDONESIA
1. Pengertian Perubahan Sosial Budaya
      Perubahan sosial budaya adalah perubahan yang terjadi pada unsur-unsur sosial dan unsur-unsur budaya dalam kehidupan masyarakat.
2. Penyebab Perubahan Sosial dan Budaya
a. Faktor intern
1. Bertambah atau berkurangnya penduduk
2. Penemuan-penemuan baru (inovation) dan gagasan baru
3. Pertentangan-pertentangan dalam masyarakat (konflik)
4. Pemberontakan atau revolusi
b. Faktor ekstern
1. Perubahan lingkungan fisik manusia (bencana alam )
2. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain (defusi)
3. Peperangan
3. Faktor Pendorong Terjadinya Perubahan Sosial Budaya
• Kontak dengan kebudayaan masyarakat lain
• Sistem pendidikan dan ilmu pengetahuan yang maju
• Sistem lapisan masyarakat yang berbeda
• Penduduk yang heterogen
• Ketidakpuasan manusia

4. Faktor Penghambat Terjadinya Perubahan Sosial Budaya

• Kurangnya hubungan dengan masyarakat luar
• Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
• Sikap masyarakat yang tradisional
• Adanya kepentingan-kepentingan pribadi
• Prasangka terhadap hal-hal yang baru
Bentuk Perubahan Sosial Masyarakat
1. Berdasarkan sifatnya :
a) Perubahan progresif, yaitu perubahan yang mengarah pada keadaan yang lebih baik dan menuju pada kemajuan.
b) Perubahan regresif, yaitu perubahan yang mengarah pada keadaan yang lebih buruk dibandingkan sebelumnya.

2. Berdasarkan kesadarannya :

a) Perubahan disengaja (Intended), yaitu perubahan yang dilakukan secara sadar demi kemajuan masyarakat.
b) Perubahan tidak disengaja (Unintended), yaitu perubahan yang terjadi secara kebetulan.

3. Berdasarkan percepatannya :

a) Perubahan secara lambat/evolusi, yaitu perubahan yang terjadi secara pelan-pelan dan tidak terasa.
b) Perubahan secara cepat/revolusi, yaitu perubahan yang terjadi dalam waktu yang singkat dalam wujud yang terlihat nyata.
PERILAKU MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI ERA GLOBAL
Alat Transportasi Tradisional



Alat Transportasi Sekarang
Ya, perubahan yang terjadi dalam masyarakat merupakan perubahan yang normal. Seperti gambar diatas, menunjukan bahwa di zaman belum adanya transportasi seperti angkutan umum, masyarakat masih menggunakan andong, becak ataupun semacamnya yang terbilang kendaraan transportasi tradisional. Hal ini merupakan contoh modernisasi di bidang transportasi, khususnya transportasi darat.
Bahkan, perubahan yang terjadi disuatu tempat di belahan bumi satu bisa mempengaruhi tempat di belahan bumi yang lain. Perubahan yang terjadi akan semakin berkembang seiring berkembangnya kehidupan masyarakat di era modernisasi dan globalisasi ini. Perubahan itulah yang mempengaruhi perilaku masyarakat dalam kehidupan.

SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

Sistem Pendidikan yang di Anut di Indonesia

      Indonesia sekarang menganut sistem pendidikan nasional. Namun, sistem pendidikan nasional masih belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Ada beberapa sistem di Indonesia yang telah dilaksanakan, di antaranya:
1. Sistem Pendidikan Indonesia yang berorientasi pada nilai .

       Sistem pendidikan ini telah diterapkan sejak sekolah dasar. Disini peserta didik diberi pengajaran kejujuran, tenggang rasa, kedisiplinan, dsb. Nilai ini disampaikan melalui pelajaran Pkn, bahkan nilai ini juga disampaikan di tingkat pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
2. Indonesia menganut sistem pendidikan terbuka.
       Menurut sistem pendidikan ini, peserta didik di tuntut untuk dapat bersaing dengan teman, berfikir kreatif dan inovatif
3· Sistem pendidikan beragam.

Di Indonesia terdiri dari beragam suku, bahasa, daerah, budaya, dll. Serta pendidikan Indonesia yang terdiri dari pendidikan formal, non-formal dan informal.
4· Sistem pendidikan yang efisien dalam pengelolaan waktu.

       Di dalam KBM, waktu di atur sedemikian rupa agar peserta didik tidak merasa terbebani dengan materi pelajaran yang disampaikan karena waktunya terlalu singkat atau sebaliknya.
5· Sistem pendidikan yang disesuaikan dengan perubahan zaman.
        Dalam sistem ini, bangsa Indonesia harus menyesuaikan kurikulum dengan keadaan saat ini. Oleh karena itu, kurikulum di Indonesia sering mengalami perubahan / pergantian dari waktu ke waktu, hingga sekarang Indonesia menggunakan kurikulum KTSP.